Contoh Soal UTBK-SNBT dan Pembahasannya: Penalaran Umum, Pengetahuan Kuantitatif, Penalaran Matematika
Tiga subtes berikut menuntut bernalar, bukan menghafal rumus. Kerjakan enam contoh soal ini dengan timer, lalu baca pembahasannya untuk melihat pola berpikirnya.
Oleh Tim RAIHVADiperbarui 8 menit baca
Soal di bawah dibuat tim RAIHVA sebagai bahan latihan dengan bentuk penalaran yang serupa dengan UTBK-SNBT, bukan soal resmi. Pelajari lebih dulu struktur UTBK-SNBT bila belum. Targetkan sekitar satu menit per soal PU dan PK, dan dua menit untuk PM.
Penalaran Umum (PU)
Semua mahasiswa penerima beasiswa wajib mengikuti pembinaan. Dina tidak mengikuti pembinaan. Kesimpulan yang pasti benar adalah ...
- ADina penerima beasiswa
- BDina mungkin penerima beasiswa
- CDina bukan penerima beasiswa
- DSemua peserta pembinaan adalah penerima beasiswa
Lihat jawaban dan pembahasan
Jawaban: C. Dina bukan penerima beasiswa
Ubah ke bentuk jika-maka: jika penerima beasiswa, maka mengikuti pembinaan. Dina tidak mengikuti pembinaan, jadi syaratnya tidak terpenuhi: Dina bukan penerima beasiswa. Pilihan terakhir membalik arah pernyataan, jebakan yang sering muncul.
2, 6, 12, 20, 30, ...
- A36
- B42
- C48
- D40
Lihat jawaban dan pembahasan
Jawaban: B. 42
Selisih antarsuku: 4, 6, 8, 10, sehingga selisih berikutnya 12: 30 + 12 = 42. Cara lain: suku ke-n adalah n × (n + 1), jadi suku keenam 6 × 7 = 42.
Pengetahuan Kuantitatif (PK)
Penjualan sebuah toko naik 20% pada tahun pertama, lalu turun 20% pada tahun kedua. Dibandingkan awal tahun pertama, penjualan pada akhir tahun kedua ...
- Anaik 4%
- Btetap
- Cturun 2%
- Dturun 4%
Lihat jawaban dan pembahasan
Jawaban: D. turun 4%
Misalkan awalnya 100. Naik 20% menjadi 120. Turun 20% dari 120 berarti berkurang 24, jadi menjadi 96. Dibandingkan 100, penjualan turun 4%. Kunci: persen kedua dihitung dari nilai yang sudah berubah, bukan dari nilai awal.
Jika x + y = 10 dan xy = 21, maka nilai x² + y² adalah ...
- A58
- B52
- C64
- D42
Lihat jawaban dan pembahasan
Jawaban: A. 58
Gunakan (x + y)² = x² + y² + 2xy. Maka x² + y² = (x + y)² − 2xy = 10² − 2(21) = 100 − 42 = 58. Tidak perlu mencari x dan y satu per satu.
Penalaran Matematika (PM)
Sebuah bak berkapasitas 120 liter mula-mula kosong. Kran A mengisi 8 liter per menit dan kran B menguras 3 liter per menit. Jika keduanya dibuka bersamaan, bak penuh setelah ... menit.
- A24
- B20
- C15
- D30
Lihat jawaban dan pembahasan
Jawaban: A. 24
Laju bersih = 8 − 3 = 5 liter per menit. Waktu = 120 ÷ 5 = 24 menit. Pada soal cerita, ubah dulu situasi menjadi satu laju atau satu persamaan sebelum menghitung.
Pada barisan aritmetika, suku ketiga adalah 11 dan suku ketujuh adalah 27. Suku kesepuluh adalah ...
- A35
- B39
- C37
- D43
Lihat jawaban dan pembahasan
Jawaban: B. 39
Selisih suku ketujuh dan ketiga adalah 4 beda: 27 − 11 = 16, jadi beda = 4. Suku kesepuluh = suku ketujuh + 3 beda = 27 + 12 = 39. Tidak perlu mencari suku pertama.
Teknik mengerjakan ketiga subtes
- PU: tuliskan premis dalam bentuk jika-maka atau diagram sederhana. Hanya kesimpulan yang pasti benar yang boleh dipilih.
- PK: cari jalan pintas aljabar (seperti identitas kuadrat) sebelum menghitung angka satu per satu. Gunakan angka mudah (misalnya 100) untuk soal persen.
- PM: terjemahkan cerita menjadi laju, persamaan, atau barisan. Tulis yang ditanyakan sebelum menghitung.
- Semua subtes: tidak ada pengurangan nilai untuk jawaban salah. Tandai soal yang menahan lebih dari dua menit, lanjutkan, dan tebak bila waktu hampir habis.
Lanjutkan dengan strategi belajar UTBK-SNBT 8 minggu.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah soal di artikel ini soal UTBK-SNBT asli?
Bukan. Soal dibuat tim RAIHVA sebagai bahan latihan dengan bentuk penalaran yang serupa, bukan soal resmi.
Subtes apa yang paling butuh waktu?
Penalaran Matematika (PM): 20 soal dalam 42,5 menit, sekitar dua menit lebih per soal. Soal ceritanya perlu diterjemahkan dulu ke model matematika.
Siap berlatih dengan soal berpembahasan?
Kerjakan tryout UTBK-SNBT gratis tanpa daftar, lengkap dengan pembahasan di setiap soal.