SKB CPNS Psikolog Klinis
Modul 3 · Asesmen psikologi klinis: observasi, wawancara, tes, dan diagnosis
Observasi dan wawancara klinis pada asesmen psikologi
Daftar materi
Asesmen psikologi klinis adalah proses mengumpulkan dan mengintegrasikan informasi untuk memahami masalah pasien. Kisi-kisi menyebut observasi dan wawancara klinis, baik secara umum maupun menurut pedoman kerja atau petunjuk teknis. Pedoman kerja berarti prosedur baku yang ditetapkan fasilitas atau organisasi profesi, sehingga pelaksanaan seragam dan dapat dipertanggungjawabkan.
Observasi
- Observasi adalah pengamatan sistematis terhadap perilaku, penampilan, ekspresi, interaksi, dan respons pasien.
- Observasi alamiah dilakukan di lingkungan sehari-hari, sedangkan observasi terstruktur memakai situasi dan pedoman yang disiapkan.
- Yang dicatat: penampilan umum, kontak mata, bahasa tubuh, tingkat aktivitas, afek, cara bicara, perhatian, dan perilaku selama tes.
- Catat perilaku konkret yang teramati, bukan tafsiran. Misal 'menunduk dan bicara pelan', bukan 'pasien depresi'.
- Sumber bias observasi: harapan pengamat, efek halo, dan pengamat yang kurang terlatih.
Wawancara klinis
| Jenis | Ciri |
|---|---|
| Tidak terstruktur | Fleksibel, pertanyaan terbuka, menggali cerita pasien secara bebas |