Master UTBK-SNBT: Tujuh Subtes
Modul 2 · Penalaran Umum: Induktif
Master UTBK-SNBT: Tujuh Subtes
Modul 2 · Penalaran Umum: Induktif
5. Penalaran Matematika
8. Simulasi dan Evaluasi
Rangkuman video
1. Pembuka 0:00
Sepuluh dari tiga puluh soal Penalaran Umum adalah penalaran induktif, yaitu menebak aturan dari contoh. Di video ini kita pelajari pola deret angka, pola huruf, dan aturan tersembunyi, lengkap dengan urutan memeriksa yang cepat.
2. Urutan memeriksa pola 0:16
Pegang urutan ini. Pertama cek selisih antarsuku, apakah tetap. Kedua cek rasio, apakah dikali atau dibagi bilangan yang sama. Ketiga cek selisih dari selisihnya. Keempat baru pikirkan pola khusus seperti jumlah dua suku sebelumnya, pola selang-seling, atau kuadrat.
3. Selisih bertingkat 0:34
Contoh pertama: sepuluh, lima belas, dua puluh tiga, tiga puluh empat, empat puluh delapan. Selisihnya lima, delapan, sebelas, empat belas, naik tiga setiap langkah. Jadi selisih berikutnya tujuh belas, dan suku berikutnya empat puluh delapan ditambah tujuh belas, yaitu enam puluh lima.
4. Rasio tetap 0:53
Contoh kedua: dua, empat, delapan, enam belas, tiga puluh dua. Setiap suku dikali dua, jadi berikutnya tiga puluh dua kali dua, yaitu enam puluh empat.
5. Jumlah dua suku 1:05
Contoh ketiga: tiga, lima, delapan, tiga belas, dua puluh satu. Selisihnya tidak tetap, tetapi tiap suku adalah jumlah dua suku sebelumnya. Tiga belas ditambah dua puluh satu sama dengan tiga puluh empat.
6. Dua deret berselang 1:20
Kalau angkanya naik dan turun bergantian, pisahkan suku ganjil dan genap. Pada empat, dua puluh, enam, delapan belas, delapan, enam belas, suku ganjilnya empat, enam, delapan naik dua. Suku genapnya dua puluh, delapan belas, enam belas turun dua. Suku ketujuh adalah suku ganjil, jadi berikutnya sepuluh.
7. Pola huruf 1:41
Pola huruf diselesaikan dengan mengubah huruf menjadi nomor urut. A sama dengan satu, C tiga, F enam, J sepuluh. Loncatannya dua, tiga, empat, naik satu setiap langkah. Loncatan berikutnya lima, jadi sepuluh ditambah lima sama dengan lima belas. Huruf kelima belas adalah O.
8. Aturan tersembunyi 2:01
Bentuk lain memberi pasangan masukan dan keluaran: satu menjadi empat, dua menjadi sepuluh, tiga menjadi delapan belas. Selisih keluarannya enam dan delapan, tidak tetap. Tetapi selisih dari selisihnya tetap dua, ciri aturan kuadrat. Aturannya n kuadrat tambah tiga n. Untuk enam, tiga puluh enam ditambah delapan belas, yaitu lima puluh empat.
9. Jebakan selisih 2:24
Waspadai jebakan ini. Kalau selisih pertama tidak tetap, jangan langsung memperpanjangnya secara tetap. Cek dulu selisih kedua. Pada contoh tadi, memperpanjang selisih delapan akan memberi jawaban yang keliru.
10. Rangkuman 2:37
Kita rangkum. Periksa selisih, rasio, lalu selisih bertingkat. Ubah huruf menjadi nomor urut. Pada pola selang-seling, pisahkan suku ganjil dan genap. Dan cek selisih kedua sebelum memutuskan. Sekarang berlatih dengan soal Penalaran Umum.
Lanjutkan ke 34 pelajaran lengkap dan simulasi CAT.
5. Penalaran Matematika
8. Simulasi dan Evaluasi