Master TNI/Polri: Akademik dan Kecermatan
Modul 1 · Peta Seleksi dan Strategi
Master TNI/Polri: Akademik dan Kecermatan
Modul 1 · Peta Seleksi dan Strategi
6. Wawasan Kebangsaan
Rangkuman video
1. Selamat datang 0:00
Halo, selamat datang di kelas Master TNI dan Polri dari RAIHVA. Di video pertama ini kita buat peta besar seleksinya, belajar membaca pengumuman dengan teliti, dan mengenali calo yang memanfaatkan kecemasan peserta.
2. Banyak pintu masuk 0:15
Seleksi ini punya banyak pintu. Di Polri ada jalur Akpol untuk calon perwira lulusan SMA, SIPSS untuk lulusan sarjana atau diploma tertentu, Bintara, dan Tamtama. Di TNI ada akademi untuk Angkatan Darat, Laut, dan Udara, serta jalur Bintara dan Tamtama yang dibuka oleh masing-masing matra. Setiap pintu dikelola panitia yang berbeda, jadi jangan menyamakan semuanya.
3. Kerangka tahapan 0:40
Kerangka tahapannya mirip, walaupun nama dan urutannya bisa berbeda. Biasanya dimulai dari administrasi, lalu kesehatan, jasmani atau kesamaptaan, psikologi, dan akademik. Tahap terakhir adalah pantukhir, yaitu penentuan akhir, ketika panitia menimbang seluruh hasil. Karena ada banyak tahap, rencana belajarmu tidak boleh hanya soal akademik. Mulailah latihan fisik lebih awal, sebab daya tahan butuh waktu berminggu-minggu.
4. Membaca pengumuman 1:04
Sekarang cara membaca pengumuman. Pertama, cari jalur dan programnya, karena syarat tiap jalur berbeda. Kedua, baca syarat pendidikan, usia, dan fisik dengan teliti. Ketiga, catat jadwal pendaftaran dan setiap tahap. Keempat, lihat dokumen apa yang harus disiapkan. Terakhir, cari tahu bagaimana tahapan dan nilai ambang dilaksanakan, bila diumumkan. Catat semuanya di satu lembar supaya tidak ada yang terlewat.
5. Angka yang beredar 1:31
Soal angka, kami harus jujur. Menurut informasi yang kami pelajari, jumlah soal, subtes, dan durasi tes akademik berbeda antar sumber. Ada yang menyebut sekitar seratus soal, ada yang menyebut ratusan soal. Panitia umumnya tidak mengumumkan rinciannya secara terbuka, jadi banyak angka di internet berasal dari cerita peserta dan bimbingan belajar. Anggap itu gambaran, bukan kepastian. Pegangan yang benar adalah pengumuman dan petunjuk teknis tahun berjalan.
6. Seleksi tidak dipungut biaya 2:00
Satu hal lagi yang penting. Menurut pernyataan Polri dan TNI yang disampaikan berulang kali di media, seleksi penerimaan tidak dipungut biaya. Artinya tidak ada tarif untuk lolos. Biaya yang wajar hanya kebutuhan pribadimu, seperti fotokopi berkas atau foto.
7. Ciri calo 2:17
Kenali ciri calo. Mereka menjanjikan kelulusan dan meminta uang muka. Mereka mengaku punya orang dalam. Mereka meminta transfer ke rekening pribadi. Mereka mendesak dengan alasan kuota tinggal sedikit. Atau mereka meminta kode verifikasi dan kata sandi akunmu. Semua ciri ini adalah tanda bahaya. Tidak ada pihak sah yang bisa menjanjikan hasil tes yang dinilai banyak penguji dan sistem.
8. Latihan menilai pesan 2:43
Mari latihan. Kamu menerima pesan: lolos Bintara bisa diatur, bayar dulu lima belas juta rupiah, kami punya orang dalam. Tanyakan tiga hal. Apakah ada pihak sah yang bisa menjanjikan hasil tes? Tidak. Mengapa harus ada uang kalau seleksi tidak dipungut biaya? Tidak masuk akal. Apa risikonya? Kamu bisa tertipu atau terseret masalah hukum karena ikut menyuap. Jawabannya, tolak, simpan bukti pesan, dan laporkan lewat kanal pengaduan resmi.
9. Kebiasaan sumber resmi 3:13
Pegang satu kebiasaan. Setiap kabar tentang jadwal, syarat, atau biaya, periksa di situs resmi panitia dengan mengetik sendiri alamatnya, bukan dari tautan pesan berantai. RAIHVA juga tidak menjanjikan kelulusan dan tidak menjual bocoran soal. Semua soal kami adalah latihan orisinal.
10. Rangkuman 3:32
Kita rangkum. Pahami jalur dan tahapannya. Baca pengumuman tahun berjalan dengan teliti, dan anggap angka dari internet sebagai gambaran saja. Seleksi tidak dipungut biaya, jadi tolak setiap tawaran lolos berbayar. Setelah ini, mari lanjut ke pelajaran berikutnya dan mulai berlatih dengan tenang.
Lanjutkan ke 63 pelajaran lengkap dan simulasi CAT.
6. Wawasan Kebangsaan